Menurut saksi mata, Salman (25) sekaligus wakar Dinkes, saat kejadian dirinya berada di luar ruangan. Tiba-tiba dia mendengar ada orang berteriak, 'kebakaran....kebakaran.' Mulanya dia mengira yang terbakar adalah kantor Dinas PU yang kebetulan berdekatan gudang Dinkes.
"Begitu saya lihat ternyata gudang Dinkes yang kebakaran. Saya langsung bergegas mengamankan dan merapikan motor untuk memberi akses masuknya mobil pemadam," ungkapnya.
Salman juga bergegas mematikan panel listrik utama demi mencegah dampak lebih besar.
Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani saat berada di tempat kejadian mengatakan, nilai dan jumlah aset yang terbakar belum bisa dipastikan. Namun, kata dia, kerugian bisa mencapai Rp 30 juta.
"Yang ada di dalam gudang itu adalah dokumen lama tersimpan tahun 2012 ke atas , satu unit motor dinas merek Yamaha Mio, satu unit TV, dua buah komputer dan lemari bekas," ungkap Bahrani.
Dikatakannya, ada mesin genset yang berisi penuh bahan bakar sempat diselamatkan. Namun, sejumlah dokumen berharga ludes terbakar.
Dia akan meminta masing-masing bidang melakukan pendataan aset apa saja yang terbakar.
Api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam sekitar jam 22.45 WITA. Aparat juga memasang garis polisi di lokasi kebakaran.
Penulis : Zulhamri
Editor : M.Huldi