Atas hasil tersebut, Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field (PEP Sangatta) melaksanakan syukuran sumur ST-194 dengan memberikan bantuan kepada panti asuhan Raudhatul Jannah sejumlah Rp10 juta dan melaksanakan buka puasa bersama di lokasi sumur bor.
Bupati Kutai Timur H Ismunandar dan jajaran muspika Sangatta Selatan hadir. Bantuan diserahkan Asset 5 General Manager Irwan Zuhri bersama Ismunandar kepada pengurus panti asuhan Raudhatul Jannah.
Asset 5 Exploitation Senior Manager Krisna mengaku gembira atas pencapaian produksi ini. Produksi minyak dari sumur ST-194 ini berkisar di angka 925 BOPD, separuh lebih dari angka produksi lapangan Sangatta saat ini. "Penambahan produksi baru dari satu sumur saja. Kami optimis bahwa pengembangan lapangan Sangatta ke depannya akan menemukan reservoir-reservoir yang potensial,” ujar Krisna optimis.
Sementara Irwan Zuhri menyampaikan pengeboran sumur ST-194 merupakan salah satu kisah sukses pengeboran di Asset 5. “Tantangannya cukup kompleks. Salah satunya karena wilayah kerja lapangan Sangatta berada di wilayah Balai Taman Nasional Kutai. Namun, melalui kerja sama dan koordinasi yang intens, kami dapat menggandeng Balai Taman Nasional Kutai untuk melaksanakan optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan dan dituangkan di dalam perjanjian kerja sama selama tahun 2018-2027,” ujar Irwan
Sedangkan Ismunandar mengatakan apa yang didapat harus disyukuri. "Alhamdulillah dengan hadirnya PT Pertamnina dapat membantu kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih. Melalui Program CSR masyarakat kami banyak mendapat santunan," kata Ismunandar. (*)
Penulis : Zulhamri
Editor: Aspian Nur