Kukuh, Aliansi Rakyat Kutim Tolak Pabrik Semen
1 menit baca783 kali dibaca

KORANKALTIM. COM, SANGATTA- Aliansi Rakyat Kutim kembali menggelar aksi menolak perizinan pabrik semen di kabupaten ini yang dinilai akan merugikan.
Massa Aliansi Rakyat Kutim datang dari berbagai penjuru daerah maupun organisasi kepemudaan menggelar aksi pada jam 15.00 Wita sampai menjelang magrib di halaman monumen Kudungga Sangatta pada Jumat (5/4/2019).
Salah satu peserta aksi, Isdar mengungkapkan, mereka tetap bersikukuh menolak eksploitasi sumber daya alam (SDA berupa karst untuk pabrik semen.
"Kami minta agar pemerintah membatalkan izin perusahaan untuk pembangunan pabrik semen di wilayah Kutim. Dampak yang di timbulkan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup warga. Karst ini merupakan bentang alam yang menyimpan sumber air. Jika ditambang akan mengalami kekeringan," ujarnya.
Dalam aksinya, massa juga menuntut beberapa poin penting. Sebab, selama ini beberapa aksi yang di lakukan oleh kelompok peduli lingkungan di daerah tidak direspon.
Misalnya, meminta agar pemprov dan pemkab tidak semena-mena memberikan izin tanpa adanya keterlibatan warga setempat dalam menentukan nasibnya kelak. Ketika pabrik semen beroperasi bukan jaminan kesejahteraan masyarakat.
"Kami tolak pabrik semen, tolak segala bentuk eksploitasi yang merusak alam, berikan hak atas tanah untuk mengembangkan ekonomi terbarukan yang ramah lingkungan, tolak RPJMD, R2WPSK, RT/RW Kalimantan Timur, tolak segala bentuk kriminalisasi gerakan, cabut semua IUP yang ada di Karst Sangkulirang-Mangkalihat," pungkasnya
Penulis : Zulhamri
Editor : M.Huldi









