Tidak hanya pemain yang terlihat bersemangat, para suporter pendukung baik dari Kutim maupun Kukar masih semangat memberi dukungan kepada pemain sampai rela diguyur hujan.
Laga berlangsung ketat. Keduanya sama-sama ingin mengangkat tropi sebagai yang terbaik di ajang ini. Tapi, hingga satu menit penambahan waktu di babak pertama, kedua kesebelasan belum ada yang mencetak gol. Skor 'kacamata' bertahan hingga istirahat.
Memasuki babak kedua, akhirnya tim tuan rumah mampu menjawab keraguan suporter. Tim Kutim akhirnya mampu mencetak gol saat laga babak kedua berjalan dua menit. Gol semata wayang kemenangan tuan rumah dicetak dari titik putih.
Tuan rumah sama sekali tak menyiakan kesempatan kemenangan ini. Kutim unggul 1-0 atas Kukar.
Sayangnya, hingga akhir waktu Kukar masih tak mampu membobol gawang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Kutim dinyatakan menang dalam laga puncak sepak bola.
Sorakan suporter terdengar meriah saat peluit panjang wasit ditiup. Ribuan penonton pun bersorak untuk mersakan bahagia atas kemenangan tuan rumah.
Ketua PSSI Kutim, Ismunandar mengucapkan syukurnya atas kemenangan sepak bola tersebut, menurutnya kalah maupun menang merupakan hal yang wajar disetiap pertandingan, namun pertandingan hari ini merupakan permainan yang sebenarnya. "Alhamdulilah, kita syukuri dan kita pertahankan, semua pemain Kutim anak-anak kita, ini yang kita syukuri dan ini adalah pembinaan saya," ujar Bupati.
Penulis : Yuli
Editor: Firman Hidayat