Kejadian ini sebenarnya bukan merupakan program
orientasi dari pihak sekolah. Para siswa yang masih memakai seragam
sekolah dasar (SD) ini terpaksa melakukannya karena seluruh ruangan sekolah ini
penuh, sehingga ruang musalla pun dijadikan tempat belajar.
Kepala sekolah SMPN 3, Daud mengatakan sekolahnya memang
kekurangan ruang belajar karena banyaknya murid yang diterima, sehinga ruang
kelas sudah terisi penuh. Tahun ini sekolahnya menerima 215 siswa baru,
menurutnya banyaknya siswa yang mendaftar meningkat dari tahun sebelumnya.
"Tahun ini memang banyak menerima murid baru, sehingga
kita kelebihan dua kelas, untuk mengantisipasinya kita gunakan musalla untuk
belajar, sementara untuk anak yang ingin shalat bisa di kelas
masing-masing,"ujarnya.
Menurut Daud pihak orang tua dan murid pun tidak perlu
khawatir hal itu, pasalnya meja dan bangku akan segera datang.
"Kita sebentar lagi dikirimkan kursi dan meja dari
Disdik, ada sekitar 64 bangku dan kursi untuk 2 kelas," tutupnya.
Penulis: Yuli
Editor: Firman Hidayat