Kegiatan penyaluran bantuan 300 paket ini adalah sebagian dari program CSR PT PAMA yang bekerja sama dengan Laz -DPU Kutim.” Sebagai bagian dari masyarakat Kutai Timur, PT PAMA punya komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutim khususnya warga yatim dhuafa di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan,” jelas Bambang.
Ia menambahkan, sejak 2011 PT PAMA sudah melakukan kerjasama dengan Laz - DPU Kutim. Pada beberapa waktu lalu PT PAMA dan Laz DPU Kutim juga melaksanakan sunatan massal terhadap 150 anak serta melakukan pasar murah khusus bagi warga yang kurang mampu. ”Selain itu PT PAMA juga memiliki dana CSR yang bisa digunakan untuk membantu masyartakat dalam bidang pengembangan usaha ekonomi kerakyatan, pendidikan dan keterampilan, bina sosial dan lingkungan seperti mendirikan kampung sehat dengan penyediaan fasilitas air bersih dan jamban keluarga.
Bukan hanya pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kualitas iman. Contohnya selama Ramadhan lalu, PT PAMA juga mendatangkan 22 ustadz untuk mengisi siraman rohani di mesjid-mesjid, mengunjungi pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar Sangatta. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun.
“Program CSR ini diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas dan lebih banyak lagi di masa mendatang,” ujarn Bambang.
Sebelumnya Camat sangatta Utara, M Basuni yang hadir mewakili Pemkab Kutim mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan kepedulian PT PAMA KPCS dan Laz DPU Kutim yang sudah menyalurkan 300 paket yatim dhuafa ini. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi pendidikan anak yatim dhuafa yang menerimanya. ”Sebagai pimpinan wilayah, kami berharap agar seluruh program bantuan sosial seperti ini terus dilanjutkan dan diikuti oleh perusahaan yang ada di Sangatta Utara,” harapnya.
Menutup kegiatan penyaluran bingkisan syawal ini, diisi dengan siraman rohani oleh ustad Nurhadi dari Kaubun. Dalam khotbahnya ia mengingatkan, jika ingin sukses ada beberapa hal yang harus dijalankan yakni tekun belajar, sabar dan menghargai orang tua dan guru.” Cerdas tapi tidak berakhlak atau berperilaku yang baik, tidak ada faedahnya bagi kehidupan.Harus seimbang antara intelektualitas dengan kualitas iman dan mental yang kuat,” tegasnya kepada semua anak-anak yang hadir. (hms4)
Kegiatan penyaluran bantuan 300 paket ini adalah sebagian dari program CSR PT PAMA yang bekerja sama dengan Laz -DPU Kutim.” Sebagai bagian dari masyarakat Kutai Timur, PT PAMA punya komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutim khususnya warga yatim dhuafa di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan,” jelas Bambang.
Ia menambahkan, sejak 2011 PT PAMA sudah melakukan kerjasama dengan Laz - DPU Kutim. Pada beberapa waktu lalu PT PAMA dan Laz DPU Kutim juga melaksanakan sunatan massal terhadap 150 anak serta melakukan pasar murah khusus bagi warga yang kurang mampu. ”Selain itu PT PAMA juga memiliki dana CSR yang bisa digunakan untuk membantu masyartakat dalam bidang pengembangan usaha ekonomi kerakyatan, pendidikan dan keterampilan, bina sosial dan lingkungan seperti mendirikan kampung sehat dengan penyediaan fasilitas air bersih dan jamban keluarga.
Bukan hanya pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kualitas iman. Contohnya selama Ramadhan lalu, PT PAMA juga mendatangkan 22 ustadz untuk mengisi siraman rohani di mesjid-mesjid, mengunjungi pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar Sangatta. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun.
“Program CSR ini diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas dan lebih banyak lagi di masa mendatang,” ujarn Bambang.
Sebelumnya Camat sangatta Utara, M Basuni yang hadir mewakili Pemkab Kutim mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan kepedulian PT PAMA KPCS dan Laz DPU Kutim yang sudah menyalurkan 300 paket yatim dhuafa ini. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi pendidikan anak yatim dhuafa yang menerimanya. ”Sebagai pimpinan wilayah, kami berharap agar seluruh program bantuan sosial seperti ini terus dilanjutkan dan diikuti oleh perusahaan yang ada di Sangatta Utara,” harapnya.
Menutup kegiatan penyaluran bingkisan syawal ini, diisi dengan siraman rohani oleh ustad Nurhadi dari Kaubun. Dalam khotbahnya ia mengingatkan, jika ingin sukses ada beberapa hal yang harus dijalankan yakni tekun belajar, sabar dan menghargai orang tua dan guru.” Cerdas tapi tidak berakhlak atau berperilaku yang baik, tidak ada faedahnya bagi kehidupan.Harus seimbang antara intelektualitas dengan kualitas iman dan mental yang kuat,” tegasnya kepada semua anak-anak yang hadir. (hms4)