Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Ratusan siswa SMA Negeri 10 Samarinda mengikuti pembinaan karakter yang diselenggarakan bekerja sama dengan IPB University.
Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Ratusan siswa SMA Negeri 10 Samarinda mengikuti pembinaan karakter yang diselenggarakan bekerja sama dengan IPB University.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta didik dengan keterampilan nonakademik, kedisiplinan, serta kemandirian sebagai persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.
Deputy Assistant of Executive Education I-Lead IPB University Lindawati Kartika menjelaskan, pembinaan karakter ini merupakan bagian dari program kementerian untuk memperkuat profil pelajar, tenaga kependidikan, guru, serta manajemen sekolah.
Program pembinaan berlangsung sejak Agustus dan dijadwalkan berakhir pada November 2026. Tahun ini, kegiatan tersebut melibatkan 47 sekolah pelaksana program SMA Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk SMA Negeri 10 Samarinda yang dipilih langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di bawah Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan dan Pendidikan Tinggi (SMK PT).
Dalam pelaksanaannya, IPB University mengenalkan kerangka nilai bertajuk values Garuda, yang mencakup kegigihan, kemampuan beradaptasi, sikap religius dan etis, keunggulan, kreativitas dan inovasi, disiplin dan kemandirian, serta amanah dan kolaboratif.
Pembekalan karakter dan soft skills ini diharapkan membuat siswa lebih tangguh dan agile saat memasuki dunia perkuliahan kelak.
“Harapannya, values itu bisa memberikan pembekalan, baik bagi siswa maupun manajemen sekolah, pendidik, dan para guru,” kata Lindawati.
Sementara itu, Dosen Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB University, Iyep Komala menekankan pentingnya membangun kebiasaan menentukan prioritas dan menyusun jadwal belajar secara terarah sejak dini.
Baginya, persiapan matang sangat diperlukan agar siswa dapat memenuhi persyaratan masuk perguruan tinggi impian.
“Prioritas itu penting, tetapi tidak mendesak. Jadi, para siswa bisa mendesain prioritas-prioritas itu secara terarah,” kata Iyep.
Peraiapan memilih universitas, baik di dalam maupun di luar negeri menuntut siswa menyusun jadwal perencanaan sejak awal, yang mencakup pemenuhan seluruh dokumen hingga pemenuhan persyaratan pendaftaran yang dibutuhkan masing-masing perguruan tinggi.
“Karena banyak universitas top yang harus dipersiapkan sesuai dengan jurusan atau program studi pilihan,” terangnya.
PIC Sekolah Garuda SMA Negeri 10 Samarinda, Abd Rais Thamrin menyebutkan kegiatan pembinaan ini diikuti oleh sekitar 500 siswa yang terdiri atas 323 siswa kelas X dan sekitar 230 siswa kelas XII.
Pelaksanaan program ini menggunakan kombinasi metode luring dan daring. Pertemuan tatap muka langsung dilangsungkan selama satu hari penuh, sementara sesi lanjutan dilakukan secara daring melalui learning management system (LMS) yang difasilitasi oleh IPB University untuk pengerjaan materi dan kuis.
Rais menilai kehadiran kegiatan ini sangat menunjang visi sekolah, termasuk mendukung program Sekolah Garuda Transformasi.
Terlebih, pembinaan merupakan bagian dari tujuh pilar program unggulan kementerian, yang meliputi penguatan karakter, persiapan pendaftaran PTN, pengembangan bahasa, hingga layanan konselor.
“Materi dari IPB sangat mendukung karena memang program ini didesain kementerian untuk meningkatkan karakter siswa, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ungkap Rais.
Ia berharap kegiatan itu dapat membuka peluang seluas-luasnya bagi peserta didik SMA Negeri 10 Samarinda untuk menembus perguruan tinggi bergengsi di kancah global maupun nasional.
“Semoga ini menjadi semangat bagi adik-adik untuk mengejar mimpinya setinggi-tingginya,” pungkasnya. (adv)
Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta didik dengan keterampilan nonakademik, kedisiplinan, serta kemandirian sebagai persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.
Deputy Assistant of Executive Education I-Lead IPB University Lindawati Kartika menjelaskan, pembinaan karakter ini merupakan bagian dari program kementerian untuk memperkuat profil pelajar, tenaga kependidikan, guru, serta manajemen sekolah.
Program pembinaan berlangsung sejak Agustus dan dijadwalkan berakhir pada November 2026. Tahun ini, kegiatan tersebut melibatkan 47 sekolah pelaksana program SMA Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk SMA Negeri 10 Samarinda yang dipilih langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di bawah Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan dan Pendidikan Tinggi (SMK PT).
Dalam pelaksanaannya, IPB University mengenalkan kerangka nilai bertajuk values Garuda, yang mencakup kegigihan, kemampuan beradaptasi, sikap religius dan etis, keunggulan, kreativitas dan inovasi, disiplin dan kemandirian, serta amanah dan kolaboratif.

Pembekalan karakter dan soft skills ini diharapkan membuat siswa lebih tangguh dan agile saat memasuki dunia perkuliahan kelak.
“Harapannya, values itu bisa memberikan pembekalan, baik bagi siswa maupun manajemen sekolah, pendidik, dan para guru,” kata Lindawati.
Sementara itu, Dosen Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB University, Iyep Komala menekankan pentingnya membangun kebiasaan menentukan prioritas dan menyusun jadwal belajar secara terarah sejak dini.
Baginya, persiapan matang sangat diperlukan agar siswa dapat memenuhi persyaratan masuk perguruan tinggi impian.
“Prioritas itu penting, tetapi tidak mendesak. Jadi, para siswa bisa mendesain prioritas-prioritas itu secara terarah,” kata Iyep.
Peraiapan memilih universitas, baik di dalam maupun di luar negeri menuntut siswa menyusun jadwal perencanaan sejak awal, yang mencakup pemenuhan seluruh dokumen hingga pemenuhan persyaratan pendaftaran yang dibutuhkan masing-masing perguruan tinggi.
“Karena banyak universitas top yang harus dipersiapkan sesuai dengan jurusan atau program studi pilihan,” terangnya.
PIC Sekolah Garuda SMA Negeri 10 Samarinda, Abd Rais Thamrin menyebutkan kegiatan pembinaan ini diikuti oleh sekitar 500 siswa yang terdiri atas 323 siswa kelas X dan sekitar 230 siswa kelas XII.






Pelaksanaan program ini menggunakan kombinasi metode luring dan daring. Pertemuan tatap muka langsung dilangsungkan selama satu hari penuh, sementara sesi lanjutan dilakukan secara daring melalui learning management system (LMS) yang difasilitasi oleh IPB University untuk pengerjaan materi dan kuis.
Rais menilai kehadiran kegiatan ini sangat menunjang visi sekolah, termasuk mendukung program Sekolah Garuda Transformasi.
Terlebih, pembinaan merupakan bagian dari tujuh pilar program unggulan kementerian, yang meliputi penguatan karakter, persiapan pendaftaran PTN, pengembangan bahasa, hingga layanan konselor.
“Materi dari IPB sangat mendukung karena memang program ini didesain kementerian untuk meningkatkan karakter siswa, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ungkap Rais.
Ia berharap kegiatan itu dapat membuka peluang seluas-luasnya bagi peserta didik SMA Negeri 10 Samarinda untuk menembus perguruan tinggi bergengsi di kancah global maupun nasional.
“Semoga ini menjadi semangat bagi adik-adik untuk mengejar mimpinya setinggi-tingginya,” pungkasnya. (adv)


Pusat gempa berada di laut 53 km utara Ruteng, Manggarai
14 Okt 2026, 17:30:57 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG