Jumat, 21/06/2024

Sudah Diresmikan Bupati, Pintu Masuk Pulau Kakaban Berau Belum Dibuka untuk Umum

Jumat, 21/06/2024

Pintu Masuk Pulau Kakaban Menuju Danau Ubur-Ubur Yang Baru. (Ist)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sudah Diresmikan Bupati, Pintu Masuk Pulau Kakaban Berau Belum Dibuka untuk Umum

Jumat, 21/06/2024

logo

Pintu Masuk Pulau Kakaban Menuju Danau Ubur-Ubur Yang Baru. (Ist)

Penulis : Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Menghabiskan anggaran sebesar Rp3,8 Miliar lebih untuk pembangunan Pintu Masuk Danau Ubur-Ubur Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua di Kabupaten Berau, Dinas Kebudayaan dan  Pariwisatan (Disbudpar) Kabupaten Berau masih mengupayakan melanjutkan pembangunan yang belum selesai 100 persen.

Staf Bidang Pengembangan Pariwisata Disbudpar Berau Andi Nur Syamsi mengakui pintu masuk Danau Ubur-Ubur yang baru saja diresmikam bupati Berau tersebut belum rampung sepenuhnya dan belum bisa dibuka untuk umum.

Pembangunan yang bersumber dari APBD  Berau Tahun Anggaran 2023 tersebut, baru mencakup pembangunan tambat perahu, area treking atau boarwalk, plaza pelataran mini, Landmark, Jembatan Lagunan, Kantor Pengelola (TIC), toilet dan dermaga apung Danau Ubur-Ubur dengan masa pengerjaan 3 bulan.

"Sebenarnya ini pembangunan tahap pertama dan kondisi sekarang masih sederhana karena anggaran terbatas. Kami fokuskan ke fasilitas dasarnya untuk terpenuhi dan ada wujudnya terlebih dahulu," ujar Syamsi kepada KoranKaltim.com Jumat(21/6/2024) hari ini.

Rencana pembangunan lanjutan tersebut akan diupayakan melalui APBD Perubahan tahun 2024 dan APBD Murni tahun 2025 karena pembangunan pintu masuk Pulau Kakaban merupakan upaya pemkab untuk mengimplementasikan wisata berkelanjutan yakni dengan memberlakukam pengaturan kunjungan wisatawan agar kelestarian ekosistem Pulau Kakaban tetap terjaga.

Diharapkan dengan adanya pintu masuk baru ke Pulau Kakaban, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi. Tentu, Pemerintah Kampung akan mendapatkan manfaat ekonomi dengan pengelolaan pulau secara berkelanjutan.

"Untuk sementara waktu belum kita buka untuk umum, karena masih ada penelitiaan terkait ubur-ubur yang sempat dikatakan menghilang. Tapi kami sudah ajukan ke Bapelitbang untuk penunjang khusus penelitian," ujar Syamsi.


Editor Aspian Nur 

Sudah Diresmikan Bupati, Pintu Masuk Pulau Kakaban Berau Belum Dibuka untuk Umum

Jumat, 21/06/2024

Pintu Masuk Pulau Kakaban Menuju Danau Ubur-Ubur Yang Baru. (Ist)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.