Rabu, 21/02/2024

Ketua DPRD Berau Soroti Banyaknya Usulan Kepala Kampung Tak Direalisasikan oleh Pemkab

Rabu, 21/02/2024

Ketua DPRD Berau, Madri Pani. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Ketua DPRD Berau Soroti Banyaknya Usulan Kepala Kampung Tak Direalisasikan oleh Pemkab

Rabu, 21/02/2024

logo

Ketua DPRD Berau, Madri Pani. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan sarana untuk menyampaikan aspirasi ataupun usulan masyarakat kepada pemerintah daerah. Namun, Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyayangkan masih banyak aspirasi Kepala Kampung (Kakam) yang tidak direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Menurutnya hal tersebut dikarenakan Pemkab Berau juga masih fokus menyelesaikan 18 program dari bupati. "Kita ketahui bersama Pemkab Berau masih fokus menyelesaikan 18 program prioritasnya. Tapi jangan sampai menutup mata dengan keinginan dari masyarakat yang diusulkan lewat Kakam," ujarnya usai mengikuti Musrenbang di Kecamatan Batu Putih, Rabu (21/2/2024).

Lanjut Madri, dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) biasa direalisasikan untuk setiap kampung minimal satu usulan prioritas jika anggaran tidak mencukupi. Selain itu, Madri juga menyinggung soal kecamatan yang jauh dari sentuhan Pemkab Berau. "Seperti Kecamatan Kelay dan Segah, itukan kecamatan terjauh. Dimana kedua kecamatan tersebut hanya berharap dari APBD Berau saja," tuturnya.

Politikus partai NasDem ini mengatakan, jangan sampai program yang sudah diusulkan lewat Musrenbang justru tidak terealisasi. Madri menyebut seharusnya usulan yang telah disampaikan oleh seluruh Kakam sudah semestinya menjadi target dalam menganggarkan program pemerintah. 

"Boleh saja merealisasikan janji politik tapi juga harus berpedoman kepada kebutuhan masyarakat melalui musrenbang. karena itu yang diinginkan dan diharapkan oleh masyarakat untuk direalisasikan dan boleh saja beriringan tetapi yang paling prioritas adalah aspirasi masyarakat," tegasnya.

Madri menambahkan , untuk apa menganggarkan APBD besar kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jika pada akhirnya menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). "Bupati maupun anggota DPRD terpilih itu dari rakyat. jadi harus diingatkan kembali uang rakyat kembali ke rakyat," ucapnya.

Selain itu dirinya juga meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar bisa membantu bupati sebagai perpanjangan tangan. Hal ini bertujuan agar keinginan masyarakat yang disampaikan melalui OPD bisa disampaikan kepada Bupati. "OPD kan perpanjangan tangan bupati. Harus bergerak dan bisa bantu Bupati. Tidak mungkin semua dihandle oleh Bupati," tandasnya.

Editor: Maruly Z


Ketua DPRD Berau Soroti Banyaknya Usulan Kepala Kampung Tak Direalisasikan oleh Pemkab

Rabu, 21/02/2024

Ketua DPRD Berau, Madri Pani. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.