Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Usman Ali mengungkapkan, pihaknya menerima laporan pertama kali mengenai peristiwa tersebut sekitar pukul 10.50 WITA. Menyadari titik api berada di area yang padat, BPBD langsung mengambil langkah taktis.
"Kami menerima informasi sekitar pukul 10.50 WITA terjadi kebakaran di RT 30, Kelurahan Klandasan Ulu. Karena ini merupakan daerah padat penduduk, kami langsung menurunkan seluruh kekuatan dari 6 sektor," ujar Usman Ali saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Upaya penjinakan api sempat menemui hambatan karena lokasi rumah yang terbakar berada di dalam gang sempit yang tidak dapat dimasuki oleh armada mobil pemadam kebakaran. Petugas di lapangan terpaksa menyambung hingga lima gulung selang guna menjangkau pusat api. Dengan estimasi satu selang sepanjang 30 meter, para petugas harus menarik selang hingga sejauh 150 meter ke dalam gang.
"Unit tidak bisa masuk karena gang, jadi kami butuh unit yang memiliki sistem PTO (*Power Take-Off*) dengan tekanan tinggi untuk penyemprotan. Ada sekitar 5 selang yang masuk ke dalam, kurang lebih 150 meter," jelas Usman.
Guna memastikan api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya, BPBD menerapkan strategi pengepungan dengan melakukan penyemprotan dari tiga penjuru yang berbeda.
Saat ini, situasi di lapangan sudah berhasil dikendalikan dan petugas telah menyelesaikan proses pendinginan. Berdasarkan data sementara, dipastikan ada lima rumah yang hangus terbakar dalam insiden ini.
Mengenai data pasti korban maupun identitas pemilik rumah, pihak BPBD mengaku masih melakukan pendataan lebih lanjut. Sementara untuk penyebab pasti munculnya api, Usman Ali menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
"Untuk sementara ini dugaan awal belum k diketahui, nanti pihak kepolisian yang akan menjelaskan," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur