Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman AS, menyampaikan peremajaan akan difokuskan pada jalur pipa transmisi di kawasan perbatasan dengan panjang sekitar 80 hingga 100 meter.
“Setelah pekerjaan di jalur perbatasan selesai, awal Juni kami akan melakukan peremajaan pipa sekitar 80 sampai 100 meter. Pipa di lokasi tersebut merupakan jenis pipa karetan,” ujarnya Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, proses pemasangan jaringan pipa baru diperkirakan berlangsung selama satu bulan. Setelah rampung, distribusi air akan dialihkan sepenuhnya ke jaringan baru dan pipa lama tidak lagi difungsikan.
Menurut Ali, material utama untuk pengerjaan sudah tersedia. Saat ini PTMB hanya menunggu kelengkapan aksesoris pendukung sebelum pekerjaan dimulai.
“Pipa sudah siap, tinggal menunggu aksesoris. Setelah pekerjaan yang berjalan sekarang selesai, material langsung dibawa ke lokasi dan awal Juni mulai dikerjakan,” jelasnya.
Untuk mendukung program tersebut, PTMB menyiapkan pembiayaan dari sejumlah sumber anggaran. Salah satunya berasal dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp16 miliar.
Selain bantuan provinsi, PTMB juga mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan dengan nilai antara Rp2,5 miliar hingga Rp5 miliar.
“Kami masih mengupayakan agar bisa masuk dalam anggaran perubahan. Nilainya sekitar Rp2,5 sampai Rp5 miliar dan masih menunggu persetujuan pemerintah,” jelasnya.
Ali berharap seluruh dukungan pendanaan dapat terealisasi agar program peremajaan pipa transmisi berjalan maksimal dan berkelanjutan.
Setelah jaringan pipa transmisi selesai diperbaiki, PTMB berencana melanjutkan penggantian jaringan distribusi di kawasan perkotaan.
“Kalau pipa transmisi sudah selesai, kami lanjut ke jaringan distribusi di dalam kota. Kami amankan dari hulu terlebih dahulu, kemudian baru ke hilir,” pungkasnya.
Editor: Erwin