Surat Keputusan (SK) pensiun pun diserahkan bersama kenaikan pangkat pengabdian serta santunan kepada para ASN tersebut Senin (18/5/2026) hari ini dalam agenda Pemberian Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pemberhentian, dan Pemberian Pensiun PNS yang berlangsung di Aula Balai Kota Balikpapan.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menjelaskan, masa pensiun tidak menjadi akhir dari pengabdian seorang ASN. Para pensiunan tetap dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan daerah melalui berbagai kegiatan di masyarakat.
“Purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Pengabdian kepada bangsa tetap bisa dilakukan melalui cara yang berbeda, baik di tengah keluarga, masyarakat, organisasi sosial, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas produktif lainnya,” kata Bagus.
Pengalaman dan kebijaksanaan para ASN yang telah menyelesaikan masa tugas menjadi aset sosial yang penting bagi lingkungan sekitar. Ia menyebut nilai pengabdian seorang ASN akan terus melekat meskipun sudah tidak lagi aktif di pemerintahan. “Saya yakin jiwa pengabdian seorang ASN tidak akan pernah benar-benar pensiun, hanya berganti ruang dan peran, namun tetap hadir untuk Indonesia dengan pendekatan yang berbeda,” ucap Bagus lagi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan bersama Korpri dan PT Taspen turut menyerahkan tali asih dan tabungan hari tua kepada ASN purna tugas. Selain itu, pemerintah kota juga memberikan santunan sebesar Rp7,5 Juta kepada masing-masing penerima. “Ada dari Taspen, ada tabungan hari tua, kemudian dari Pemkot ada santunan senilai Rp7,5 Juta,” ungkapnya.
Diharapkan dukungan tersebut dapat membantu para ASN menjalani masa pensiun dengan lebih tenang dan nyaman. Selain itu Bagus juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dan etos kerja di lingkungan birokrasi. Menurutnya, tantangan pelayanan publik ke depan akan semakin besar sehingga dibutuhkan budaya kerja yang terbuka terhadap kritik dan masukan. “Keterbukaan terhadap kritik dan masukan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan birokrasi,” papar Bagus.
Editor: Aspian Nur