Rekayasa lalu lintas diberlakukan sejak Rabu (13/5/2026) kemarin pukul 21.00 WITA malam hingga pekerjaan perbaikan selesai. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kemacetan di sekitar lokasi pengerjaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Fathurrahman menjelaskan, pengaturan arus lalu lintas dilakukan bersama pihak kepolisian dan instansi terkait. Pengguna jalan diminta menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
“Pengalihan arus ini dilakukan demi keselamatan bersama karena terdapat perbaikan jalan akibat longsor di kawasan Jalan Syarifudin Yoes. Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan kendaraan, dan mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang,” kata Fadli kepada Korankaltim.com Kamis (14/5/2026).
Dalam pengalihan tersebut, kendaraan roda enam dengan jumlah berat bruto (JBB) diatas enam ton dari arah Bandara diarahkan melintas melalui Jalan MT Haryono menuju Jalan Jenderal Sudirman.
Sedangkan kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Bandara dialihkan melalui beberapa jalur alternatif, di antaranya Jalan Kasih menuju Jalan Ruhui Rahayu, Jalan Asnawi Arbain menuju Jalan Punai atau Jalan Ketinjau, Jalan Asnawi Arbain menuju Jalan MT Haryono, serta Jalan Marsma Iswahyudi menuju Jalan ZA Maulani.
Untuk kendaraan dari arah WIKA, pengalihan juga diterapkan dengan pola serupa. Kendaraan berat diarahkan melalui Jalan MT Haryono menuju Jalan Jenderal Sudirman, sementara kendaraan roda dua dan roda empat dialihkan melalui Jalan Ruhui Rahayu menuju Jalan MT Haryono.
Dishub Balikpapan juga menempatkan petugas di sejumlah titik guna membantu pengaturan lalu lintas serta memberikan informasi kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
"Kami berharap masyarakat dapat memahami kebijakan sementara itu dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan kondisi jalan kembali aman dilalui pengguna jalan," ujar Fadli.
Editor: Aspian Nur