Ratusan jemaah asal Kota Tepian itu diantar dari embarkasi menuju bandara menggunakan sembilan bus. Rombongan bus itu tiba di bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sekitar pukul 22.10 WITA.
Jemaah berangkat sekitar pukul 24.00 WITA menggunakan maskapai Airbus A 330-900 Neo, dengan nomor penerbangan GIA 4101, mengakomodasi 406 penumpang untuk jarak tempuh hingga 15.090 kilometer, sementara untuk jarak tempuh hingga 13.330 bisa mengangkut 440 penumpang.
Ada pemandangan berbeda pada proses keberangkatan tahun ini. Jika sebelumnya jemaah harus naik melalui tangga manual di landasan pacu, kali ini jemaah dapat langsung naik melalui garbarata atau jet bridge.
Branch Communication and Service Department Head Bandara SAMS Sepinggan Iwan Risdianto menyebut langkah ini adalah upaya meningkatkan standar pelayanan.
"Tahun ini jemaah kami boarding-kan lewat garbarata untuk menjaga keamanan dan pelayanan kami bisa lebih baik ke jemaahnya," ujar Iwan.
Pihak bandara memusatkan seluruh alur keberangkatan melalui Gate 11, hanya dibedakan waktu masuk antara jemaah normal dan jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.
"Kami pisah, untuk yang normal tetap lewat garbarata Gate 11 sementara yang berkebutuhan khusus atau menggunakan kursi roda juga di gate 10 melalui lift, kemudian masuk ke garbarata gate 11," papar Iwan.
Selain beda pintu masuk, proses masuk jemaah normal dengan yang berkebutuhan khusus juga dibedakan. Untuk yang normal lebih dahulu masuk ke pesawat, pada tahap akhir kemudian untuk mereka yang menggunakan kursi roda.Dari sisi armada, Airbus A 330-900 Neo menawarkan kabin Airspace yang jauh lebih luas.
Dengan manifest hanya 359 jemaah, ruang di dalam kabin yang memiliki dua lorong ini terasa sangat lega. Pesawat ini ditenagai mesin Rolls-Royce Trent 7000 yang sangat senyap. Hal ini memastikan suasana kabin tetap tenang sehingga jemaah bisa beristirahat maksimal selama perjalanan.
Pihak bandara juga telah melakukan persiapan teknis termasuk perbaikan ruas landasan pacu. Proses test pit sudah dilakukan selama tiga hari dengan hasil yang baik. "Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana untuk kegiatan proses perbaikan landasannya itu sendiri," harapnya.
Diketahui, penerbangan GA 4101 ini dijadwalkan akan melakukan pengisian bahan bakar (refuelling) di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
Editor: Aspian Nur