Kegiatan diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun, tali asih Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), serta Tabungan Hari Tua (THT) kepada 16 ASN yang akan memasuki masa purna tugas mulai 1 Mei 2026.
Wali Kota Rahmad Mas’ud menyebut pelantikan ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan.
Ia menekankan pentingnya penempatan aparatur berdasarkan kompetensi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Jabatan adalah amanah dan kepercayaan. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta menghadirkan inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Rahmad.
Kinerja aparatur akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta modern. Kepada 119 ASN yang baru diambil sumpahnya, Rahmad mengingatkan bahwa sumpah jabatan memiliki makna tanggung jawab moral sebagai pelayan publik, bukan sekadar formalitas administratif.
“ASN adalah motor penggerak pembangunan. Saudara semua diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Rahmad lagi.
Apresiasi diberikan kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas dan menilai dedikasi dan pengabdian mereka selama ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Kota Balikpapan. Sejumlah pejabat menempati posisi baru usai pelantikan tersebut. Arfiansyah yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dewan kini dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial menggantikan Edi Gunawan. Sementara itu, Edi Gunawan dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan SDM di Sekretariat Daerah.
Selain itu, Adamin Siregar dilantik sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, dan Elisabet menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.
Editor: Aspian Nur