Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Irfan Taufik menjelaskan, sesi pertama TKA dimulai pukul 08.00 hingga 09.45 WITA dengan dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. “Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami, seluruh pelaksanaan berjalan dengan baik, baik dari sisi teknis jaringan, listrik maupun kesiapan sarana prasarana,” kata Irfan kepada Korankaltim.com hari ini.
Pemantauan dilakukan secara sampling di beberapa sekolah negeri dan swasta, di antaranya SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Al-Hasan, SMP Sinar Pancasila, SMP Negeri 12, SMP KPS. Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan kendala selama pelaksanaan ujian. Pelaksanaan TKA tahun ini menggunakan perangkat komputer berbasis Chromebook. Ujian dijadwalkan berlangsung selama delapan hari dalam empat gelombang, dengan masing-masing gelombang dilaksanakan selama dua hari.
Sementara pelaksanaan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dimulai pada 20 April nanti. Untuk memastikan kelancaran, Disdikbud telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN, Kominfo dan Telkom guna mengantisipasi gangguan listrik maupun jaringan selama ujian berlangsung. “Faktor eksternal seperti listrik menjadi perhatian utama. Kami berharap tidak ada pemadaman karena akan mengganggu jalannya ujian,” ujar Irfan.
Selain itu, sistem pengawasan juga diperketat melalui mekanisme pengawasan silang antar sekolah. Guru dari satu sekolah ditugaskan mengawasi di sekolah lain guna menjaga objektivitas. Tak hanya itu, Disdikbud juga menerapkan pengawasan berbasis daring melalui pengawas penyelia yang memantau jalannya ujian secara real time melalui CCTV. “Pengawas tidak diperkenankan berdiri terlalu dekat dengan siswa. Jika ada pelanggaran, dapat langsung ditegur melalui sistem suara karena semua terpantau,” tutup Irfan.
Editor: Aspian Nur