Truk milik Samator Gas Industri (SGI) Kutai tersebut diketahui telah menjalani proses perbaikan di bengkel itu sejak beberapa hari sebelum ledakan terjadi.
“Truk tangki LOX tersebut sedang dalam proses perbaikan di bengkel sejak 27 Maret,” ujar Head of Corporate Communication and Government Relation Samator Group, Ame Hutami dalam siaran persnya.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 06.34 Wita itu mengakibatkan kerusakan pada kendaraan tangki serta bagian bangunan bengkel. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kami bersyukur tidak terdapat korban jiwa. Saat ini fokus kami memastikan keselamatan seluruh pihak,” katanya.
Ia menambahkan, perusahaan saat ini terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan manajemen bengkel guna penanganan lanjutan, sekaligus mendukung proses penyelidikan yang tengah berlangsung.
“Penyebab pasti insiden masih dalam tahap investigasi dan kami mendukung penuh proses tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami penyebab ledakan, termasuk kemungkinan faktor teknis kendaraan maupun karakteristik muatan oksigen cair di dalam tangki.
Editor: Erwin