Banyaknya warga yang datang untuk menonton saat api berkobar membuat lokasi kejadian dipadati kerumunan, mempersempit akses petugas pemadam kebakaran saat melakukan penanganan. Di lokasi kejadian, petugas bahkan beberapa kali terlihat menegur warga agar menjauh dari area kebakaran karena kerumunan dinilai menghambat pergerakan selang serta mobil pemadam yang hendak masuk ke titik api.
Situasi tersebut sempat memicu ketegangan. Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar adanya ucapan bernada tidak pantas yang ditujukan kepada petugas, bahkan disertai tudingan petugas lambat dalam menangani kebakaran serta memakan gaji buta.
Kendala di lapangan itu juga diaminkan oleh kepala BPBD Balikpapan Usman Ali yang menegaskan kalau banyaknya warga yang berkerumun justru memperlambat pergerakan petugas di lapangan.
“Ya, kendalanya warga sendiri, biasa menonton. Kami khawatir karena kendaraan operasional cukup besar, takut membahayakan mereka,” kata Usman.
Masyarakat diminta agar tidak mendekat saat terjadi kebakaran dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja.
“Kalau ada kejadian seperti ini warga bisa menjaga jarak. Mana yang membantu silakan membantu, tapi yang menonton sebaiknya menjauh agar tidak mengganggu pergerakan petugas,” tambahnya.
Usman menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.50 WITA dan langsung menuju lokasi. Saat tiba, api sudah cukup besar karena bangunan didominasi material kayu serta jarak antar rumah yang berdekatan.
“Api cepat menjalar karena material bangunan sebagian besar kayu dan rumah saling berhimpitan,” jelasnya.
Berdasarkan pendataan sementara, tiga rumah terbakar habis, sementara satu rumah lainnya hanya terdampak pada bagian atap.
“Total ada empat rumah yang terdampak. Tiga unit terbakar habis, satu unit terdampak di bagian atap,” sebut Usman lagi.
Untuk memadamkan api, BPBD Balikpapan mengerahkan sekitar 15 hingga 18 unit mobil pemadam kebakaran yang dibantu unsur TNI, Polri, Pertamina, PDAM, hingga Angkatan Laut. Api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. Meski sempat membesar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, petugas masih melakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Editor: Aspian Nur