General Manager Bandara SAMS Sepinggan R Iwan Winaya Mahdar menyebut, selama 18 hari dibukanya posko tepatnya sejak 13 Maret lalu, tercatat sebanyak 290.892 penumpang melintas di bandara tersebut atau meningkat 0,8 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga beberapa hari ke depan seiring masih berlangsungnya arus balik.
“Seluruh pelayanan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan baik. Koordinasi antar instansi menjadi kunci dalam mengelola lonjakan penumpang, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan,” kata Mahdar disela apel penutupan kepada Korankaltim.com.
Puncak arus mudik terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 19.341 penumpang dan 137 pergerakan pesawat. Sementara puncak arus balik tercatat pada 28 Maret 2026 dengan 21.509 penumpang serta 146 pergerakan pesawat. Untuk rute terpadat, lima kota tujuan dengan pergerakan penumpang tertinggi yakni Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Makassar (UPG), Yogyakarta (YIA) dan Tarakan (TRK) yang selama ini menjadi jalur favorit masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran. "Rute Tarakan ini menjadi kejutan karena baru ini masuk destinasi favorit," paparnya.
Selama pelaksanaan posko, tidak terdapat insiden signifikan yang mengganggu operasional penerbangan. Seluruh fasilitas terminal berfungsi optimal dan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan lancar.
Manajemen bandara juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan posko tahun ini, guna mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menghadapi periode libur nasional dan musim puncak mendatang.
Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari otoritas bandara, TNI-Polri, AirNav, maskapai hingga para pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam menjaga kelancaran operasional selama periode Lebaran.
Dengan berakhirnya posko terpadu ini, operasional Bandara SAMS Sepinggan kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan standar pelayanan prima bagi para pengguna jasa.
Editor: Aspian Nur