Jumat (27/3/2026), usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pangdam VI/Mulawarman menyambut hangat wartawan Balikpapan di Skybox Kodam VI/Mulawarman. Suasana ruangan terasa hangat ketika Krido menegaskan, media adalah kekuatan bangsa.
Dalam sambutannya itu, Krido menekankan peran insan pers begitu penting di era digital, di mana ancaman tidak selalu terlihat secara fisik. Narasi yang salah, informasi yang menyesatkan, atau perang dunia maya dapat memecah belah persatuan. Sinergi antara TNI dan media menjadi kunci untuk menjaga bangsa tetap kuat, berkarakter, dan tangguh menghadapi perubahan zaman.
“Lewat media, kita membangun karakter, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Media memberi arah dan inspirasi, sehingga nilai-nilai bangsa bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Pangdam menekankan pentingnya menjaga kekayaan alam Nusantara sekaligus keanekaragaman budaya. Ia mengingatkan, hilangnya nilai-nilai dan karakter bangsa sama bahayanya dengan hilangnya sumber daya alam.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan ini kepada masyarakat. Media diharapkan mampu menginspirasi generasi muda dan mencegah mereka terjerumus pada hal-hal yang merusak diri maupun bangsa.
Pangdam juga menegaskan bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, memiliki dampak yang luas. Media menjadi salah satu instrumen penting untuk menguatkan moral dan menuntun arah bangsa ke jalur yang positif.
“Hadirnya media menjadi kekuatan, agar nilai-nilai bangsa tetap terjaga dan diteruskan ke generasi berikutnya,” ujarnya.
Selain fokus pada generasi muda dan nilai-nilai bangsa, Pangdam menegaskan, media turut menjaga semangat kebersamaan. Di tengah keberagaman Indonesia dari suku, budaya, hingga warna kulit persatuan menjadi fondasi.
“Jadi media membantu menyampaikan pesan ini kepada masyarakat luas, memperkuat persatuan dan identitas bangsa,” pungkasnya.
Editor: Erwin