Berdasarkan pantauan di lokasi, hanya beberapa calon penumpang yang berada di area terminal. Pada hari tersebut juga tidak ada kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia yang bersandar di pelabuhan.
Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan kapal terakhir yang bersandar sebelumnya melayani rute dari wilayah utara Kalimantan menuju kawasan timur Indonesia.
“KM Bukit Siguntang datang dari Nunukan dan melanjutkan perjalanan menuju Parepare, Makassar hingga Kupang,” jelasnya.
Dalam pelayaran itu, jumlah penumpang yang naik dari Balikpapan tercatat sekitar 1.261 orang. Angka tersebut dinilai masih tergolong normal untuk rute pelayaran menuju Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, jalur tersebut memang dikenal memiliki tingkat okupansi yang cukup tinggi, bahkan di luar periode mudik.
“Untuk tujuan Makassar, Parepare sampai Kupang biasanya memang di atas seribu penumpang, sehingga angka tersebut masih dalam kategori normal,” ujarnya.
Ridwan memperkirakan lonjakan penumpang baru akan mulai terlihat setelah memasuki pertengahan Maret atau sekitar sepuluh hari menjelang Lebaran.
“Biasanya peningkatan mulai terasa setelah tanggal 10 karena masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik,” katanya.
Ia menambahkan, kapal penumpang berikutnya dijadwalkan kembali bersandar di Pelabuhan Semayang pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Kapal yang akan tiba adalah KM Bukit Siguntang yang melayani rute dari Nunukan dan Tarakan sebelum melanjutkan pelayaran ke sejumlah kota tujuan di kawasan timur Indonesia.
Editor: Erwin