Perwakilan Pramuka Kwartir Cabang Balikpapan, Chandra Rasyadeni Aditya, mengatakan pihaknya mengirimkan 15 peserta gabungan dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Balikpapan.
“Untuk kami dari Pramuka dipanggil agak mendadak, tapi alhamdulillah bisa hadir semua,” ujarnya.
Dari belasan peserta perwakilan Pramuka di Balikpapan tersebut, sebagian di antaranya baru pertama kali mengikuti pawai obor. Kendati demikian, menurut Chandra semua peserta tampak antusias mengikuti parade obor tersebut.
Ketua panitia, Said Muhammad Sahar menyebut sedikitnya ada 50 peserta yang hadir dalam pawai obor yang rutin digelar setiap menyambut Ramadan.
Minimnya peserta kata dia, disebabkan kurangnya persiapan. Persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih tiga minggu dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk LASKI, Pramuka, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.
“Meski minim persiapan dan peserta hanya sedikit kami bersyukur bisa berjalan dengan khidmat, lancar, dan tertib,” ungkapnya.
Para peserta pawai obor itu berjalan mengelilingi area Islamic Center sambil membawa obor dan melantunkan salawat. Rute difokuskan di dalam kawasan MIBIC guna menjaga ketertiban dan keamanan serta menghindari gangguan arus lalu lintas.
Selain pawai obor, kegiatan juga dirangkai dengan kolaborasi bersama LASKI untuk menjaring bibit-bibit rebana. Menurut Said, kegiatan ini menjadi bentuk kebersamaan masyarakat dalam menyambut Ramadan.
Editor: Erwin