Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yulianto menjelaskan, peninjauan meliputi pengamanan area, pengumpulan bahan keterangan serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab di atas kapal.
“Penyidik sudah mengambil keterangan dari kapten kapal, mualim satu, dan mualim tiga. Proses penyelidikan masih terus berjalan,” kataYulianto dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
Selain pemeriksaan awak kapal, kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung proses penyelidikan, termasuk pengumpulan data teknis dan administrasi pelayaran. Polda Kaltim memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.
Sementara Kepala Kantor KSOP Kelas I Balikpapan Capt Weku Federic Karuntu melalui keterangan persnya menyampaikan, setelah insiden terjadi mereka segera mengambil langkah-langkah penanganan di lapangan. Aktivitas bongkar muat dihentikan sementara untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru kapal.
KSOP kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Pelabuhan Semayang, Lanal Balikpapan, Basarnas Balikpapan serta pihak agen pelayaran guna mempercepat proses evakuasi korban dan pengamanan area kapal. Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Terkait insiden tersebut, KSOP telah menurunkan tim PPNS untuk melakukan penyidikan serta Marine Inspector untuk memeriksa kelaiklautan kapal,” jelas Weku.
Kapal feri KM Dharma Kartika IX merupakan kapal plat hitam yang dinaungi oleh PT Darma Lautan Utama. Kendati demikian, sebagai operator masih belum memberikan keterangan.
Editor: Aspian Nur