Hingga saat ini, upaya pengejaran terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan lintas wilayah.
Saat dikonfirmasi Korankaltim, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan, pencarian saat ini dilakukan oleh personel Polsek Sangkulirang dan Polres Kutai Timur, serta mendapat dukungan dari polres-polres tetangga.
“Saat ini pencarian dilakukan oleh personel polsek dan polres Kutim. Polres tetangga tentu saja kita minta bantuan untuk mencari dan memonitor keberadaan tersangka yang melarikan diri,” ujar Yuliyanto melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, upaya pengejaran membuahkan hasil setelah dua dari empat tahanan berhasil diamankan kurang dari 12 jam pascakejadian.
Yuliyanto menyatakan, berdasarkan informasi Ps Kasubsi Penmas Si Humas Polres Kutim Aiptu Wahyu Winarko dua tahanan itu ditangkap pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 13.40 Wita.
Kedua tahanan yang berhasil diamankan kembali yakni Ahmad Kadafi alias Gesa, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan, serta Rudy, tersangka kasus pencabulan.
Meski demikian, operasi pencarian masih terus dilanjutkan untuk memburu dua tahanan lainnya yang masih buron, yakni Andi A (kasus pencurian dengan pemberatan) dan Alhafsi alias Hafsi (kasus narkotika).
Menurutnya, pengejaran mendapat atensi penuh dari pimpinan. Kapolres Kutai Timur bahkan turun langsung memimpin tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim, Satintelkam, Polsek Kaliorang, dan Polsek Sangkulirang untuk menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.
“Saat ini tersangka atas nama Andi dan Alhafsi masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres Kutim,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga merupakan pelarian tahanan.
Editor: Erwin