Setibanya di Polresta Balikpapan, Jerrold yang didampingi istri disambut Kapolresta Balikpapan sebelumnya Kombes Pol Anton Firmanto yang juga didampingi oleh istri.
Keduanya kemudian dikalungi bunga oleh polisi cilik sebagai simbol penghormatan dan penyambutan. Rangkaian penyambutan dilanjutkan dengn prosesi Tampung Tawar, sebuah ritual adat khas Kalimantan yang sarat makna. Prosesi ini merupakan simbol doa keselamatan, perlindungan, dan harapan agar pejabat yang baru diberi kelancaran dalam mengemban amanah serta dijauhkan dari segala marabahaya.
Dalam tradisi tersebut, air dan ramuan khusus dipercikkan sebagai lambang pembersihan diri sekaligus penolak bala, sekaligus bentuk restu masyarakat kepada pemimpin yang akan menjalankan tugas di wilayah Balikpapan.
Usai ritual adat, Jerrold kembali disambut dengan tarian adat Kalimantan Timur sebagai ungkapan selamat datang dan penghormatan budaya daerah. Suasana semakin khidmat ketika prosesi dilanjutkan dengan pedang pora, tradisi kehormatan di lingkungan Polri sebagai simbol penghargaan atas jabatan dan kepemimpinan.
Jerrold sendiri berharap dukungan dan sinergi terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Balikpapan.
“Kami menyadari keberhasilan tugas kepolisian tidak dapat dicapai sendiri. Dukungan, kerja sama, dan sinergi dari seluruh unsur sangat dibutuhkan agar Balikpapan tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Jerrold.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Anton Firmanto atas dedikasi dan capaian kinerja selama memimpin Polresta Balikpapan, serta berharap berbagai prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Editor: Aspian Nur