Pria berusia 52 tahun itu saat ini dalam keadaan sadar penuh dan masih menjalani perawatan medis intensif.
Dokter Ahli Forensik Balikpapan dr Heryadi Bawono Putro menjelaskan Soni mengalami enam luka bacok di bagian kepala namun tidak tergolong dalam karena tidak sampai menyebabkan patah tulang tengkorak.
“Ada enam luka bacok di kepala. Lukanya tidak dalam karena tengkorak kepalanya tidak patah tulang. Yang terkena hanya bagian permukaan saja,” jelas Bawono kepada Korankaltim.com sore tadi.
Saat ini kepala Soni telah diberikan perawatan awal berupa perban dan selanjutnya akan menjalani tindakan medis lanjutan di ruang operasi untuk proses penjahitan luka.
“Kondisi korban saat ini sadar penuh, hanya mengeluhkan sedikit pusing,” tambahnya.
Sementara itu kepolisian terus mendalami kasus pencurian disertai kekerasan tersebut. Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar Ilham, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
“Setelah kami melakukan olah TKP, ada beberapa barang bukti yang kami amankan, diantaranya sebilah parang. Namun kami masih mendalami apakah parang tersebut milik terduga pelaku atau bukan,” ungkap Iskandar.
Selain itu, polisi juga menemukan kerusakan pada pintu belakang Kantor Pos KCP Sepinggan yang diduga menjadi jalur masuk pelaku. Tim Inafis turut mengamankan sejumlah sidik jari dari lokasi kejadian.
“Kami juga mengamankan dua ponsel milik korban, serta uang tunai sekitar Rp60 Ribu, terdiri dari satu lembar pecahan Rp50 ribu dan lima lembar pecahan Rp2 ribu,” jelasnya.
Uang tunai tersebut ditemukan di area belakang kantor pos dekat tembok bangunan. Sementara itu, polisi masih melakukan pendataan terhadap uang tunai yang diduga hilang dalam peristiwa tersebut.
“Uang yang hilang masih kami hitung bersama pihak Kantor Pos untuk mengetahui total kerugiannya,” tambah Iskandar.
Dalam upaya memburu pelaku, Polsek Balikpapan Selatan mendapat bantuan dari Jatanras Polda Kaltim dan Satreskrim Polresta Balikpapan. Penyidik saat ini masih mendalami jumlah pelaku serta peran masing-masing dalam aksi kejahatan tersebut.
"Saat ini kami juga tengah meminta keterangan dari dua orang saksi," pungkasnya.
Editor Aspian Nur