Ekspedisi ini tidak hanya berfokus pada pendistribusian bantuan, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran bagi para relawan. Mereka diajak memahami praktik kerja sosial di wilayah dengan karakter masyarakat yang beragam. Pendekatan ini dinilai penting untuk memperkaya strategi pelayanan sosial yang lebih adaptif terhadap kebutuhan lokal.
Pada kegiatan perdana di Wonosobo, tim menyalurkan puluhan paket gizi serta membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 35 balita dan ibu hamil di wilayah Kalikajar. Pemerintah setempat mengapresiasi langkah ini. Hadir dalam kegiatan tersebut Harti Fetty Hartati, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial Wonosobo; Ngatini, Sekretaris Camat Kalikajar; serta Andre Setya Kurniawan, Kepala Puskesmas Kalikajar 1.
Harti Fetty Hartati menyampaikan penghargaan atas pelaksanaan program tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan Care ID di Wonosobo. Kegiatan seperti ini bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membawa energi positif bagi masyarakat dan perangkat daerah. Kehadiran relawan dari luar membuka ruang belajar bersama tentang bagaimana pelayanan sosial dapat dilakukan secara inklusif dan dekat dengan warga. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas di daerah lain,” ujarnya.
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga. Nirmala, salah satu ibu hamil peserta pemeriksaan, turut menyampaikan rasa syukurnya. “Saya merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Selain menerima paket gizi, saya juga bisa periksa kesehatan tanpa biaya. Biasanya saya menunggu jadwal posyandu, jadi kegiatan ini benar-benar membantu. Kami senang ada yang datang jauh-jauh peduli dengan kondisi kami,” tuturnya.
CEO Care ID, Achmad Romadani, juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi. “Alhamdulillah agenda pemberian paket gizi serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan balita di Kecamatan Kalikajar ini dapat berjalan dengan baik. Terima kasih atas kolaborasi para mitra donatur dan pemerintah setempat. Khususnya kepada Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan yang perwakilannya turut hadir langsung menyalurkan bantuan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan kami dapat terus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Edi Mangun selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung upaya kemanusiaan lintas daerah. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara AFT Sepinggan, IT Balikpapan, dan relawan Care ID menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi sosial perusahaan. Ia berharap rangkaian ekspedisi ini mampu memperluas manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah dan mendorong kolaborasi berkelanjutan.
Kegiatan di Wonosobo menjadi tonggak awal perjalanan kemanusiaan yang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran bagi para relawan. Setelah tahap pertama ini, tim akan melanjutkan perjalanan menuju Pacitan dan Blitar untuk memperluas jangkauan dampak positif dari ekspedisi tersebut. (*/kk)