Tim Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue/SAR) Gabungan melakukan perluasan area pencarian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan menjelaskan hal tersebut kepada Korankaltim.com Rabu (12/11/2025) hari ini.
Disebutkannya, area pencarian diperluas hingga 3 mil laut (sekitar 5,5 kilometer) dari titik awal Khoirul dilaporkan hilang. Perluasan area ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari dua hari pencarian sebelumnya yang belum membuahkan hasil.
“Kemarin pencarian masih sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Hari ini area kami perluas hingga 3 mil laut untuk memperbesar peluang menemukan korban,” ujar Dody.
Pencarian dimulai pukul 07.00 WITA pagi tadi dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan. Operasi ini menyisir perairan Pantai Kemala hingga area sekitar Pelabuhan Semayang dan Teluk Balikpapan bagian tengah.
Dalam operasi hari ketiga ini, tim menggunakan sejumlah alut seperti rubber boat, speed boat, RIB Lanal, dan rescue car untuk melakukan penyisiran di laut maupun di sekitar garis pantai.
Adapun unsur yang terlibat meliputi Basarnas Balikpapan, TNI AL, Satpolairud Polda Kaltim, Brimobda, Ditsamapta Polda Kaltim, BPBD Balikpapan, Satpol PP, PMI, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, serta dukungan komunikasi dari ORARI dan Banda Indonesia.
"Kalau ditemukan, rencana evakuasi akan langsung dilakukan menuju Posko SAR untuk proses identifikasi dan penanganan medis awal, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan," sebut Dody lagi.
Khoirul Anam diketahui tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Pantai Kemala Senin (10/11/2025) sore dan sempat terlihat meminta tolong sebelum akhirnya menghilang di tengah ombak.
“Kami akan terus maksimalkan pencarian sampai ditemukan. Semua unsur di lapangan juga tetap siaga jika ada tanda-tanda kemunculan disekitar garis pantai,” pungkas Dody.
Editor: Aspian Nur