Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang jadi inspektur upacara mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kepahlawanan sebagai kekuatan dalam membangun bangsa di era modern.
Membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Seyfullah Yusuf, Rahmad Mas’ud menegaskan pahlawan bukan hanya nama di batu nisan, tetapi teladan abadi yang menerangi jalan bangsa hingga kini.
“Mereka berjuang bukan demi dirinya, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini,” kata Rahmad.
“Perjuangan hari ini bukan lagi di medan perang, tapi di ruang pengabdian, pendidikan, dan inovasi. Kita dituntut menjadi pahlawan dalam bidang masing-masing,” tegasnya.
Mensos juga mengaitkan semangat kepahlawanan dengan visi pembangunan nasional melalui Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, keadilan sosial, dan pembangunan manusia Indonesia yang unggul.
Nilai kepahlawanan kini bermakna keberanian untuk berbuat baik dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam. Mari bekerja, bergerak, dan berdampak,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur