Komitmen tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I Tahun 2025/2026, yang digelar di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Rabu (29/10/2025) hari ini yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono didampingi Wakil Ketua Yono Suherman dan Muhammad Taqwa, serta dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo.
Dalam rapat tersebut, DPRD menyampaikan nota penjelasan atas Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang kemudian mendapat tanggapan dari pemerintah kota.
Raperda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Regulasi ini diharapkan menjadi pedoman bersama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, membangun semangat nasionalisme, dan memperkokoh kerukunan warga,” kata Budiono.
Menurutnya, penguatan karakter bangsa tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi perlu hadir dalam bentuk kebijakan daerah yang aplikatif dan berkelanjutan.
“Kami ingin Raperda ini menjadi instrumen nyata bagi pemerintah, sekolah, hingga organisasi masyarakat dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air sesuai kearifan lokal,” tambah Budiono.
Sementara Bagus Susetyo mengapresiasi inisiatif DPRD yang menggagas Raperda tersebut. Ia menilai, kebijakan itu sejalan dengan visi pemerintah kota dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter kuat dan berintegritas.
“Raperda ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 71 Tahun 2012 tentang pedoman pendidikan wawasan kebangsaan. Dengan adanya dasar hukum ini, pelaksanaan program Pancasila dan wawasan kebangsaan akan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” kata Bagus.
Penanaman nilai-nilai Pancasila juga menjadi fondasi penting bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan publik.
“Pendidikan karakter berbasis Pancasila akan memperkuat etika pelayanan publik dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat,” tandasnya.
Dengan dukungan penuh antara eksekutif dan legislatif, diharapkan Raperda ini menjadi pijakan kuat dalam membangun masyarakat Balikpapan yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Editor: Aspian Nur