Sampai saat ini pekerjaan konstruksi telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan tuntas pada Desember 2025.
“Secara kasat mata, progresnya sudah sekitar 80 persen atau bahkan lebih. Kami berharap akhir Desember 2025 ini dapat benar-benar selesai,” ujar Alwi kepada awak media disela peninjauan.
Kalau pekerjaan kembali mengalami keterlambatan, proyek tersebut berpotensi terkena penalti. Karena itu dirinya berharap penyedia jasa dapat bekerja sesuai perencanaan tanpa molor dari jadwal. “Karena kalau tidak selesai, tentu akan ada konsekuensinya. Kami minta tepat waktu,” tegasnya.
Meski ada beberapa catatan kecil, Alwi menilai keseluruhan pekerjaan, baik konstruksi maupun interior sudah berjalan cukup baik. Penyelesaian pekerjaan interior ditargetkan rampung bulan depan.
Hadirnya kantor baru diharapkan menjadi pelecut semangat seluruh legislator dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ia tidak ingin kehadiran gedung yang lebih representatif membuat anggota dewan terlena.
“Dengan kantor baru ini, saya berharap lahir semangat baru. Jangan sampai sudah punya kantor bagus, tapi kinerja malah leha-leha. Nanti masyarakat bisa mengkritik bahwa fasilitasnya mewah, tapi tidak ada kerja nyatanya,” ucap Alwi lagi.
Alwi meminta 45 anggota DPRD Balikpapan menjaga kepercayaan publik dengan bekerja lebih maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Kantor baru harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih giat demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur