Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga tak lama setelah kejadian. Tim kemudian langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi di lokasi.
“Dua korban ditemukan dalam kondisi luka, sementara dua lainnya terjebak di bawah reruntuhan dan berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Usman Ali.
Dua korban luka masing-masing bernama Indriani Saila (18) dan Maulina (8). Sedangkan korban meninggal dunia diketahui bernama Lela (43) dan Amanda Putri (15).
BPBD menurunkan sejumlah personel dari TRC PB, Sektor Gunung Samarinda, dan Sektor Barat, dibantu unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Linmas, relawan, serta warga setempat selama proses penanganan darurat.
Usman Ali mengatakan lokasi kejadian kini masih dalam proses peninjauan dan evaluasi. Ia juga mengimbau warga yang tinggal di wilayah perbukitan agar lebih waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Jika terjadi hujan lebat, sebaiknya warga yang bermukim di lereng atau tebing untuk sementara mengungsi demi keselamatan,” imbaunya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab robohnya rumah masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Editor: Erwin