Seorang warga dilaporkan tewas dimangsa buaya di aliran Sungai Selok, bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Selok Puda. Informasi awal beredar di grup WhatsApp Info Bencana Balikpapan yang disampaikan oleh akun KSPK Polsek Balikpapan Barat.
"Info A1 orang diterkam buaya," pesan yang disampaikan melalui aplikasi pesan WhatsApp tersebut yang juga dilampirkan dokumentasi serta lokasi kejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali juga melakukan verifikasi informasi tersebut.
“Iya, ada laporan warga diterkam buaya. Lokasinya di Kilometer 13 masuk, saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut” ujar Usman saat dikonfirmasi Korankaltim.com.
Belakangan diketahui warga yang diterkam buaya adalah Pardi Wijaya yang bermukim diJalan Patimura Gang Ardan RT 42, Kelurahan Batu Ampar.
Pria berusia paruh baya itu dilaporkan tengah memancing seorang diri di perairan Selok, tepatnya di sekitar Tol Kilometer 13 Segmen 38, sebelum diterkam buaya.
Sementara itu, pihak Basarnas Balikpapan juga mengonfirmasi bahwa sebagian tubuh korban berhasil ditemukan.
“Yang ditemukan baru sebagian tubuhnya, bagian kepala, dada bagian dalam, punggung dan lengan kanan,” tutur Humas Basarnas Balikpapan, Ratna.
Hingga informasi ini diturunkan, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan warga sekitar masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mencari sisa bagian tubuh Pardi.
Editor Aspian Nur