Pemerintah Kota Balikpapan pun menyambut antusias event berskala nasional ini dan meminta agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal turut dilibatkan untuk mendukung geliat ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Bagus Susetyo, mengatakan bahwa penyelenggaraan IIMS di Balikpapan merupakan langkah tepat karena minat masyarakat terhadap otomotif di daerah ini sangat tinggi.
“Balikpapan ini bukan kota tambang, tapi kota meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE). Maka kehadiran IIMS menjadi sangat relevan untuk memperkuat sektor tersebut. Antusias masyarakat terhadap otomotif sangat besar, ini modal penting bagi keberhasilan IIMS 2025,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).
Ia menilai, perkembangan infrastruktur dan mobilitas di Kalimantan Timur, terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadikan Balikpapan sebagai lokasi strategis bagi ekspansi industri otomotif.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk membaca arah pasar otomotif di Kalimantan Timur. Dan saya menitipkan agar panitia memberi ruang khusus bagi pelaku UMKM lokal. Banyak kerajinan dan kuliner khas Balikpapan yang bisa ikut dipamerkan,” tambahnya.
Bagus juga menegaskan komitmen Pemkot Balikpapan untuk selalu memberikan fasilitas bagi UMKM dalam setiap event nasional. Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah untuk memberdayakan pelaku usaha kecil agar dapat menembus pasar regional hingga internasional.
Sementara itu, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara menyebut IIMS Garage Balikpapan 2025 merupakan bagian dari rangkaian Road to IIMS Balikpapan 2026, yang akan digelar pada Oktober tahun depan di BSCC Dome.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan IIMS Balikpapan diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat ekosistem industri otomotif di Kaltim.
“Perkembangan infrastruktur dan mobilitas di wilayah Kalimantan Timur serta IKN menjadi momentum tepat bagi pelaku industri otomotif untuk berekspansi. Melalui IIMS Garage Balikpapan, kami ingin mendekatkan industri otomotif kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Sementara Project Manager IIMS 2025, Rudi MF, menambahkan pameran ini akan mengusung format mini exhibition yang memadukan unsur pameran, hiburan, gaya hidup dan edukasi.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman otomotif yang lebih dekat dengan masyarakat Kalimantan Timur, sekaligus membuka peluang bagi brand otomotif untuk berinteraksi langsung dengan publik,” kata Rudi.
Selain menampilkan produk-produk unggulan dari berbagai merek otomotif, IIMS Garage Balikpapan juga akan menghadirkan beragam kegiatan menarik seperti Fun Rally, Talkshow Otomotif dan Lifestyle, Miss IIMS Garage 2025, serta aktivitas interaktif seperti Helmet Painting, Coloring Garage, Coswalk Contest, Test Drive, dan Test Ride.
Dengan konsep tersebut, IIMS Garage Balikpapan 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran kendaraan, tetapi juga wadah interaksi, edukasi, serta promosi ekonomi kreatif yang memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota MICE dan pintu gerbang IKN.
Editor: Erwin