Ketua RT 13, Zubair Sayuti, mengaku pertama kali mendapat laporan dari istrinya yang meminta segera pulang karena terjadi kebakaran di lingkungan mereka.
“Kurang lebih saat itu waktu salat (Isya, red), saya ditelepon istri. Pas sampai sini, kondisinya memang sudah habis terbakar,” ungkapnya.
Kata dia, kebakaran itu menghanguskan satu unit rumah kontrakan, sementara dua unit lainnya mengalami kerusakan di bagian belakang, termasuk dapur.
“Ada tiga pintu kontrakan. Satu habis terbakar, dua lainnya rusak di bagian belakang,” jelas Zubair.
Setiap pintu kontrakan dihuni oleh satu kepala keluarga (KK). Dengan demikian, terdapat tiga KK yang terdampak dalam musibah ini.
Lokasi kebakaran berada di gang sempit sehingga menyulitkan akses mobil pemadam kebakaran untuk masuk. Kondisi tersebut membuat api cepat membesar dan menghanguskan bangunan.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat terkait bersama warga sekitar melakukan pemadaman mengingat api masih menyala.
Editor: Erwin