Terbukti, ratusan pelajar dari keluarga kurang mampu menerima bantuan pendidikan yang diserahkan di Ruang Serbaguna Masjid Agung At-Taqwa, Kota Balikpapan Sabtu (13/9/2025).
Bantuan ini menyasar pelajar tingkat SMP Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), hingga peserta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakot Balikpapan Andi Muhammad Yusri Ramli menyebut kalau zakat, infak dan sedekah bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata.
“Pengelolaan zakat yang tepat dapat memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi solusi pemerataan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Ramli kepada Korankaltim.com.
Sinergi antara pemerintah, Baznas, dunia usaha, organisasi masyarakat dan warga menurutnya sangat penting. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan inklusif dan berkeadilan.
Apresiasi diberikan kepada para muzakki yang konsisten menyalurkan zakatnya.
“Apa yang kami lakukan hari ini bukti zakat mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Pelajar penerima bantuan diminta menjadikan dukungan tersebut sebagai motivasi untuk terus berprestasi.
“Masa depan Balikpapan bahkan bangsa ini ada di tangan kalian. Jadilah generasi berilmu, berakhlak, dan berbakti,” tegas Ramli.
Baznas Balikpapan berharap program penyaluran bantuan pendidikan ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar setiap tahunnya.
Editor Aspian Nur