Rotasi jabatan itu diawali dengan serah terima jabatan (sertijab) pada Senin (1/9/2025), kemudian dilanjutkan prosesi pedang pora, Jumat (5/9/2025) sore, serta pisah sambut pada malam harinya yang digelar di Graha Lanud Dhomber.
Sebagai pimpinan yang baru, Kolonel Kisworo menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur sekaligus memberi perhatian pada rencana pembangunan sistem pertahanan udara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Yang jelas saya akan melanjutkan apa yang sudah dicapai Kolonel Fata Patria sebelumnya. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh jajaran perkominan di Kalimantan Timur, baik di Balikpapan, Samarinda, maupun wilayah lain dalam hukum udara Lanud Dhomber Balikpapan,” katanya.
Terkait IKN, ia menyebut terdapat rencana pembangunan sistem pertahanan udara yang sudah diproyeksikan pemerintah. Namun, pelaksanaannya masih menunggu arahan lebih lanjut. “Memang ada rencana penempatan pertahanan udara, tetapi kami masih menunggu perkembangan dari pemerintah, terutama kapan pembangunan itu akan dimulai,” ujarnya.
Pada masa kepemimpinan Fata, Lanud Dhomber tengah merancang sistem pertahanan semesta berupa sitem pertahanan udara pintar (smart defense sistem).
Sistem itu masih terus berjalan dan mencakup penguatan infrastruktur udara dimana sebelumnya dari Lanud Dhomber juga tengah menyiapkan alat sensor pengawasan (surveillance) seperti radar yang menjadi mata di udara untuk memayungi Kota Nusantara.
Sementara itu, mantan Danlanud Dhomber Kolonel Pnb Fata Patria menyampaikan kesan positif selama bertugas di Balikpapan. Ia menilai kolaborasi antara Lanud dengan stakeholder daerah terjalin dengan baik, termasuk dukungan media.
“Semua stakeholder bekerja sama dengan baik, kolaborasi dan sinergitas berjalan dengan sangat baik. Bahkan saya bercanda dengan rekan wartawan, mungkin saya mendapat promosi ini karena tidak pernah ada pemberitaan negatif tentang Lanud Dhomber,” ujar Fata.
Editor: Aspian Nur