Dalam tiga hari terakhir terdapat dua gelombang aksi masa, yang pertama adalah aksi demonstrasi oleh sejumlah mahasiswa serta aksi solidaritas para komunitas driver ojek online (ojol).
“Pada hari ini tidak ada aksi massa,” tegasnya kepada awak media.
Lanjutnya, pihaknya melaksanakan pengamanan unjuk rasa di Kota Balikpapan dengan baik tanpa adanya kejadian yang tak diinginkan.
“Harapan kami tidak ada aksi-aksi anarkis dan itu terwujud,” ujar Anton Firmanto.
Kapolresta menyampaikan apresiasi atas peran serta seluruh elemen masyarakat yang telah saling menjaga selama aksi berlangsung.
“Semua elemen masyarakat saling menjaga satu sama lain. Bukan saja menjaga diri sendiri, tapi menjaga Kota Balikpapan untuk tetap damai dan kondusif,” ujarnya.
Berkaca dari sejumlah daerah, gelombang aksi masa kerap diwarnai dengan isu siber maupun hoax untuk memperkeruh suasana.
Meskipun sudah tidak ada aksi, Polresta Balikpapan tetap melakukan pemantauan situasi dan kondisi guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Editor: Erwin