Terkait hal itu, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengingatkan semua yang mengikuti aksi agar menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi dengan santun.
“Kami berharap penyampaian pendapat berjalan sesuai aturan sehingga tidak mengganggu ketertiban masyarakat. Gaungkan Kaltim cinta damai, menolak kekerasan dan menolak anarkisme,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Yuliyanto.
Polda Kaltim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya. Aparat kepolisian bersama jajaran Polres telah menyiagakan personel untuk mengawal jalannya aksi agar tetap aman dan kondusif.
Sementara Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto menambahkan, mereka terus memantau beredarnya seruan aksi di media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan informasi bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah.
“Terkait seruan-seruan aksi yang beredar, kami tetap melakukan pemantauan dan mencari informasi kebenarannya. Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh kabar yang belum tentu benar,” kata Anton.
Editor: Aspian Nur