Dikukuhkan Wali Kota Rahmad Mas’ud, Paskibraka Balikpapan 2025 Siap Bertugas di Upacara Hari Kemerdekaan
1 menit baca0 kali dibaca

1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Dua hari jelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sebanyak 39 pelajar terbaik Kota Balikpapan dan resmi tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025 dikukuhkan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud Jumat (15/8/2025) malam tadi di Aula Balai Kota Balikpapan pada Jumat (15/8/2025) malam.
Mereka akan menjalankan tugas penting mengibarkan bendera pusaka pada Hari Kemerdekaan Minggu (17/8/2025) pagi besok di Halaman BSCC Dome Balikpapan.
Menjadi bagian dari Paskibraka ditegaskan Rahmad bukan sekadar menjalankan tugas upacara namun juga merupakan amanah besar yang sarat dengan nilai perjuangan dan nasionalisme.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah kehormatan luar biasa yang tidak semua orang bisa dapatkan. Ini adalah hasil dari proses seleksi ketat dan latihan intensif, baik fisik maupun mental,” kata Rahmad dalam sambutannya pada acara tersebut.
Diharapkan upacara pengibaran bendera berjalan lancar. Masyarakat diajak untuk memaknai Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat semangat persatuan.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil pengorbanan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan karya dan pengabdian demi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin serta unsur Forkopimda.
Selain mengukuhkan Paskibraka tingkat kota, Balikpapan juga mengirimkan empat pelajar terbaiknya untuk bergabung sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur, mewakili kota dalam upacara kenegaraan.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG