Dalam momentum peringatan Hari UMKM Nasional yang jatuh setiap 12 Agustus, Pemkot Kota Balikpapan mendukung sektor swasta untuk memperluas akses digitalisasi bagi UMKM lokal.
Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam program Jawara Borneo yang digagas oleh GoFood, layanan pesan-antar makanan dari Gojek, bagian dari Grup GoTo (BEI: GOTO).
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heru Ressandy Kusuma menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas.
Pemerintah, katanya, tidak bisa bekerja sendiri dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Pelaku usaha kuliner memiliki semangat besar untuk berkembang. Program seperti Jawara Borneo memberikan mereka ruang, bimbingan, dan sarana untuk bersaing di era digital. Kami dari pemerintah siap memberikan dukungan demi kemajuan ekonomi lokal,” ujar Heru saat menghadiri Media Talkshow bertajuk “Waktunya Berjuang Dukung Usaha Kuliner Lokal Kalimantan Bersama Jawara Borneo” di Balikpapan, Kamis (14/8/2025).
Program Jawara Borneo memberikan berbagai fasilitas kepada UMKM lokal, mulai dari pelatihan bisnis, pendampingan digital, promosi melalui aplikasi GoFood, hingga akses ke komunitas wirausaha KOMPAG.
Dukungan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong inklusi ekonomi digital di Kalimantan.
Selain itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur turut menguatkan arah kebijakan ini. Pada triwulan pertama 2025, sektor Penyediaan Makanan dan Minuman mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,22 persen, berkontribusi signifikan terhadap kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Timur sebesar 4,08 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Wilayah Gojek Kalimantan, Ronald Simanjuntak, menyatakan pihaknya siap mendukung agenda pemerintah dalam mempercepat transformasi digital UMKM.
Menurutnya, peran aktif pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program pemberdayaan seperti Jawara Borneo.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Balikpapan dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM kuliner masuk ke dalam ekosistem digital. Sinergi ini penting agar para pelaku usaha dapat tumbuh bersama dan berdaya saing tinggi,” kata Ronald.
Langkah strategis ini juga memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis sektor produktif, yang tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menumbuhkan kewirausahaan lokal di berbagai kota di Kalimantan.
Melalui pertemuan komunitas, pelatihan daring, hingga edukasi melalui podcast, pemerintah bersama mitra swasta memberikan akses pengetahuan dan teknologi kepada pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi digital.
Editor: Erwin