Bantuan tersebut merupakan bagian dari program sosial Pemerintah Kota Balikpapan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta kepercayaan diri warga penyandang disabilitas.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah kepada warga tuna daksa agar tetap semangat dan mampu berbaur di tengah masyarakat.
"Ini bagian dari program Dinas Sosial, salah satunya membantu penyandang tuna daksa mendapatkan kaki palsu. Menurut keterangan dari komunitas disabilitas, ada juga partisipasi dari perusahaan swasta yang turut membantu," ujarnya kepada awak media.
Lanjutnya, pemerintah terus berupaya melakukan pendekatan dan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bisa meraih kehidupan yang setara dengan masyarakat lainnya.
"Harapannya, mereka tidak berkecil hati, tetap semangat, dan bisa menjalin silaturahmi dengan lingkungan sekitar. Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen memfasilitasi agar mereka bisa mendapatkan manfaat sebesar-besarnya, seperti anak-anak lainnya," akunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Edy Gunawan, menjelaskan bahwa sebelum diserahkan, proses pembuatan kaki palsu melalui tahap pengukuran yang dilakukan sekitar 10 hari sebelumnya. Pembuatan kaki palsu ini dilakukan oleh penyedia di Solo dan Jakarta.
“Sebanyak 13 orang penerima berasal dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak yang masih bersekolah dan juga orang dewasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota yang berkenan hadir langsung dalam penyerahan hari ini,” paparnya.
Ia juga menegaskan, program ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2026, Dinas Sosial telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian dan perbaikan kaki palsu bagi warga yang membutuhkan.
“Biaya pembuatan satu pasang kaki palsu bervariasi, tergantung pada jenis dan kualitas bahan, namun rata-rata mencapai puluhan juta rupiah,” tandasnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah awal menuju inklusi sosial yang lebih luas di Kota Balikpapan.
Editor: Erwin