Penyerahan simbolis dilakukan Wali Kota Rahmad Mas’ud di SMPN 27 Balikpapan Rabu (16/7/2025) pagi tadi dan disiarkan secara virtual ke 28 SMP lainnya. Program bantuan ini mencakup tiga jenis yaitu seragam nasional (putih-merah atau putih-biru), seragam Pramuka dan seragam batik sesuai jenjang pendidikan.
Bantuan ditujukan untuk mendukung pelajar dari berbagai latar belakang, baik di sekolah negeri maupun swasta, agar memperoleh fasilitas pendidikan yang setara. “Semua pelajar mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak ada perbedaan antara siswa di sekolah negeri dan swasta, baik dalam bantuan seragam maupun subsidi SPP,” sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik kepada Korankaltim.com disela penyerahan.
Sementara Rahmad Mas’ud menegaskan kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi hak warga negara atas pendidikan, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.
“Kalau bisa gratis, kenapa tidak digratiskan? Kami berkomitmen untuk mempermudah akses pendidikan agar generasi emas Indonesia dapat benar-benar terwujud,” kata Rahmad.
Tak hanya bantuan seragam, Pemkot Balikpapan juga memberikan subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan hibah sarana pendidikan bagi sekolah swasta yang bermitra. Pemerintah juga terus memperkuat infrastruktur pendidikan dengan membangun sekolah-sekolah baru, seperti SMPN 27 dan SMPN 28 yang baru saja selesai dibangun.
Pembangunan fasilitas pendidikan merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, terutama dalam menyambut peran Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
“Kami tidak ingin tertinggal dalam hal kesiapan infrastruktur pendidikan. Pembangunan butuh proses panjang, dan itu harus dimulai sejak sekarang,” tutup Rahmad.
Editor: Aspian Nur