Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan bergerak cepat ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dari enam sektor dikerahkan ke lokasi, dibantu oleh personel TNI dan Polri.
“Kami turunkan seluruh kekuatan, khususnya dari UPT Balikpapan Tengah. Proses sempat terhambat karena banyaknya warga yang berkumpul menonton,” ungkap Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali.
Berkat kesigapan tim gabungan, si jago merah berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar satu jam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun dua rumah dengan tiga pintu hangus terbakar, menyebabkan 9 kepala keluarga (KK) atau 21 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo, menyampaikan bahwa warga terdampak kini dalam penanganan. “Kami telah mendata seluruh korban dan berkoordinasi untuk bantuan darurat. Saat ini mereka sangat membutuhkan tempat tinggal sementara dan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Salah seorang saksi mata, Sugiono, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat dari atap salah satu rumah. “Saya sedang duduk di teras, tiba-tiba melihat api di atas. Langsung teriak minta tolong, apinya cepat sekali membesar,” tandasnya.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Editor: Erwin