BPBD Rencanakan Pembangunan Posko Damkar di Balikpapan Barat dan Timur
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan merencanakan pembangunan dua pos pemadam kebakaran (Damkar) baru pada tahun 2026.
Posko tersebut dirancang untuk berada di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur, guna memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat respons darurat kebakaran di dua kecamatan tersebut.
Menurut Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, saat ini tahapan awal yang sedang dilakukan adalah pengurusan penetapan lokasi (penlok), termasuk pembahasan mengenai skema pembiayaan pembangunan.
“Untuk Balikpapan Timur, posko sudah ada. Sementara di Balikpapan Barat, kami masih membahas penloknya,” ujarnya Minggu (15/6/2025).
Salah satu lokasi yang diusulkan adalah kawasan industri Kariangau. Meski BPBD menginisiasi perencanaan, proses pembangunan secara teknis akan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan. BPBD berharap pengerjaan fisik bisa dimulai tahun 2026.
“Kami butuh waktu untuk persiapan, mulai dari lahan, personel, hingga unit armada. Tidak hanya membangun gedung, tapi semua aspek pendukungnya juga harus siap agar posko benar-benar fungsional,” bebernya.
Untuk mendirikan satu pos pemadam, BPBD memperkirakan kebutuhan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi. Saat ini, pencarian dan pengadaan lahan masih terus diupayakan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Di samping persiapan pembangunan fisik, BPBD juga terus menggalakkan edukasi kewaspadaan kepada warga. Usman menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat.
“Upaya pencegahan tetap kami lakukan bersama kecamatan, kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kami harap petugas di lapangan juga aktif mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi kebakaran,” tandasnya.
Dengan pembangunan dua posko baru ini, BPBD berharap penanganan bencana kebakaran di Balikpapan dapat dilakukan lebih cepat dan merata, khususnya di wilayah yang selama ini belum memiliki pos damkar terdekat.
Editor: Erwin










