Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran dan adanya efisiensi anggaran.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menjelaskan bahwa restrukturisasi ini bukan merupakan pemberhentian, melainkan perampingan struktur kepengurusan.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan pengurangan anggaran dari pemerintah pusat dan sebagai bagian dari efisiensi yang juga dilakukan oleh banyak daerah lain.
“Ini adalah bentuk penyegaran dalam kepengurusan Perumda Manuntung Sukses agar ke depannya perusahaan ini bisa lebih sukses lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh direksi yang telah bekerja,” ujar Rahmad Mas’ud, Selasa (23/4/2025).
Dari lima direksi yang sebelumnya menjabat, kini hanya satu orang yang dipercaya untuk memimpin sementara waktu. Keputusan lebih lanjut terkait struktur kepengurusan akan ditentukan kemudian berdasarkan evaluasi dan rekomendasi dari Dewan Pengawas (Dewas).
Dirinya juga mengakui bahwa kinerja Perumda saat ini belum sepenuhnya maksimal, meskipun terdapat beberapa capaian yang positif. Namun, secara keseluruhan, target laba belum sesuai harapan.
“Memang belum maksimal. Karena itu kami lakukan efisiensi agar pengelolaan ke depan bisa lebih fokus dan efektif,” tandasnya.
Hingga saat ini, Dewas belum mengusulkan nama maupun memberikan rekomendasi terkait calon pengganti direksi yang telah dirampingkan. Dirinya juga menyebut keputusan ini bukanlah hal yang mudah, namun harus diambil demi keberlangsungan dan peningkatan kinerja Perumda.
Editor: Erwin