Satu rumah warga pun dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah tertimpa material longsor dari tebing.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA, saat hujan masih turun dengan intensitas tinggi.
“Longsor terjadi secara tiba-tiba saat hujan lebat. Tanah dari atas bukit runtuh dan langsung menghantam rumah warga di bawahnya. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.
Penghuni rumah yang terdiri dari satu keluarga berhasil menyelamatkan diri, namun mereka harus dievakuasi karena kondisi bangunan dinilai rawan dan tidak aman untuk ditempati.
Sementara itu, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak kelurahan bersama dinas terkait. BPBD, bersama Tim Tagana dan Brimob, juga telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Saat ini fokus kami adalah memastikan tidak ada potensi longsor susulan serta membantu proses evakuasi dan pembersihan material,” bebernya.
Ketua RT 33, Fadli mengatakan, bahwa rumah yang terdampak berada di zona rawan longsor. Ia juga mengungkapkan peringatan telah disampaikan kepada warga yang tinggal di sekitar tebing.
Tak hanya itu, pihak Kelurahan Prapatan telah melakukan pendataan korban terdampak dan berkoordinasi dinas terkait guna menyalurkan bantuan darurat sembari menyusun langkah mitigasi jangka pendek dan panjang.
“Kerusakan kali ini cukup berat. Kami terus berkoordinasi untuk mendapatkan bantuan segera bagi keluarga yang terdampak,” pungkasnya.
Editor: Erwin