Dalam amanat Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, yang dibacakan Kolonel Inf Rudi Setiawan mengatakan bahwa latihan ini akan berlangsung selama 10 hari, mulai 17 hingga 26 April 2025 di wilayah Teritip dan Solok Api Darat, Kota Balikpapan.
Personel dari Latma Keris Satria-16/2025 melibatkan 25 orang dari Yonif 600/Modang dan 25 orang dari TDDB.
“Latihan ini menjadi sarana penting untuk mengembangkan kemampuan taktik dan teknik militer secara terpadu, menyelaraskan prosedur dan standar operasi serta memperluas wawasan maupun pengalaman para prajurit,” ungkapnya.
Lanjutnya, Pangdam VI/Mulawarman juga menekankan pentingnya semangat, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap kegiatan latihan serta mengajak seluruh peserta untuk menjaga kekompakan, menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan dan membangun komunikasi yang efektif.
Latma Keris Satria-16/2025 diharapkan mampu mempererat sinergi dan kerja sama pertahanan antara TNI Angkatan Darat dan Tentera Darat Diraja Brunei Darussalam secara konkret dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kedua angkatan darat tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dan taktis militer, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antar prajurit sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas kawasan,” terangnya.
Kegiatan upacara pembukaan berlangsung tertib, aman dan lancar, serta dihadiri sejumlah pejabat militer di antaranya Danyonif 600/Modang Letkol Inf Bambang Prasetyo, perwakilan dari Tentera Darat Diraja Brunei Darussalam Kapten Mohammad Muzani bin Haji Awang serta jajaran Kodam VI/Mulawarman.
Editor: Erwin