Berdasarkan informasi dari BMKG, hujan lebat diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Januari 2025, yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah Balikpapan.
“Dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem, kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada terutama di wilayah-wilayah yang rawan terjadi genangan air,” ujarnya, Selasa (30/1/2025).
Lanjutnya, BPBD Balikpapan akan tetap siaga 24 jam dengan personel yang tersebar di enam sektor serta tiga pos pembantu.
Tim ini siap siaga untuk membantu menangani kemungkinan bencana, dengan lebih dari 150 personel yang terlibat.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memperbaiki saluran air di lingkungan masing-masing, terutama jika ditemukan sampah yang menghambat aliran air.
Jika cuaca cerah, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong untuk memperlancar saluran air dan mencegah terjadinya banjir.
“Kami berharap lurah, camat, dan instansi terkait dapat terus memantau kondisi di wilayahnya dan mengarahkan warga untuk memperbaiki saluran air. Kami juga meminta bantuan dari Babinkamtibmas, Babinsa, dan LSM untuk ikut memantau kondisi wilayah masing-masing,” lanjut Usman.
Menghadapi cuaca buruk, BPBD Balikpapan mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, terutama di daerah-daerah rawan tanah longsor. Terutama pada malam hari, saat hujan deras dapat terjadi dalam durasi yang panjang, masyarakat diminta untuk tetap waspada.
“Artinya, kami dari BPBD, sebagaimana arahan dari wali kota akan terus gencar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin