Acara ini berlangsung usai kegiatan jalan sehat bersama BPJS Ketenagakerjaan di Plaza Seremoni, IKN pada Kamis (23/1/2025) pagi tadi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih kuat bagi pekerja di IKN.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan, ini merupakan langkah penting dalam memastikan rasa aman bagi pekerja yang terlibat dalam pembangunan ibu kota baru, baik yang berasal dari wilayah lokal maupun luar daerah.
"Melalui fun walk dan penandatanganan ini, kami semakin mengukuhkan perlindungan bagi pekerja di IKN. Sejauh ini, lebih dari 143.000 pekerja telah terlibat dalam pembangunan IKN, dan angka ini akan terus bertambah. Dengan adanya kerjasama ini, kami memastikan perlindungan bagi mereka, sehingga pekerja dapat merasa tenang dan fokus bekerja,” kata Anggoro melalui siaran pers tertulis yang diterima Korankaltim.com hari ini.
Rumah sakit besar seperti Hermina dan Mayapada telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan terkait kecelakaan kerja. Selain itu, dua kantor BPJS Ketenagakerjaan yang berlokasi di IKN dan Penajam juga segera mulai beroperasi setelah dilakukan groundbreaking.
Sementara Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya langkah ini. Dengan dukungan anggaran dari Presiden Prabowo yang mencapai 48,8 triliun untuk percepatan pembangunan IKN, pihaknya memerlukan semakin banyak tenaga kerja.
"Peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja pun akan semakin penting. Dengan adanya jaminan sosial yang baik, pekerja dapat bekerja dengan rasa aman, yang pada gilirannya akan memperlancar pembangunan,” jelasnya.
Keberhasilan pembangunan IKN yang lebih cepat dan efisien akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan, berkat perlindungan yang memadai bagi tenaga kerja.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini mempertegas komitmen bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Otorita IKN dalam menjaga kesejahteraan pekerja. "Serta memastikan mereka terlindungi selama berkontribusi dalam pembangunan ibu kota negara yang baru," sebut Basuki.
Editor: Aspian Nur